Canva memperkenalkan sebuah alat yang mengubah gambar apa pun menjadi dokumen berlapis yang dapat diedit.
Mar 12
Thu, 12 Mar 2026 at 04:16 PM 0

Canva memperkenalkan sebuah alat yang mengubah gambar apa pun menjadi dokumen berlapis yang dapat diedit.

Dengan meningkatnya AI generatif, konten visual semakin banyak di web. Namun, gambar yang dihasilkan atau diekspor ini seringkali tetap dalam format yang membatasi modifikasinya.

Sebagai tanggapan atas hal ini, Canva meluncurkan fitur baru yang disebut Magic Layers yang bertujuan untuk mengubah visual statis ini menjadi dokumen yang sepenuhnya dapat diedit.

Fitur baru ini merupakan bagian dari strategi platform untuk menyederhanakan pembuatan grafis, sekaligus mendekatkan gambar yang dihasilkan AI dengan alat desain tradisional…

AI mampu merekonstruksi desain berlapis

Seperti yang terlihat dalam siaran pers Canva dan dalam video presentasi, Magic Layers memungkinkan Anda untuk mengubah gambar datar menjadi dokumen terstruktur yang terdiri dari beberapa lapisan yang dapat diedit. Dalam praktiknya, pengguna dapat mengimpor file PNG atau JPG ke editor Canva, dan alat tersebut akan menganalisis komposisi gambar.

AI kemudian mengidentifikasi berbagai elemen yang ada dalam gambar, seperti teks, objek, latar belakang, dan struktur tata letak. Setelah analisis selesai, elemen-elemen ini dipisahkan dan dibuat ulang sebagai komponen independen. Teks diubah menjadi bidang yang dapat diedit, sementara objek menjadi elemen yang dapat dipindahkan, diubah ukurannya, atau diganti. Sementara itu, latar belakang diisolasi untuk memungkinkan modifikasi tanpa mengubah desain keseluruhan.

Tidak seperti alat vektorisasi tradisional, yang hanya menggambar bentuk, Magic Layers mencoba untuk menginterpretasikan struktur desain dan hubungan antar elemen.

Modifikasi visual tanpa harus memulai dari awal…

Magic Layers diaktifkan dengan sekali klik – Sumber: Canva

Tujuan Canva adalah untuk menyelesaikan kendala umum dengan konten yang dihasilkan AI yaitu bahwa setelah gambar diproduksi, bahkan modifikasi terkecil pun seringkali memerlukan pembuatan gambar baru visual, yang secara tidak sengaja dapat mengubah detail lainnya.

Dengan Magic Layers, gambar menjadi ruang kerja yang dapat diedit, dan pengguna dapat menyesuaikan warna, mengubah font, memindahkan objek, atau bahkan menata ulang tata letak langsung di dalam editor.

Selain itu, fungsionalitasnya tidak terbatas pada kreasi yang dibuat di Canva; Visual dari alat lain atau yang dihasilkan oleh model AI juga dapat diimpor dan diubah.

Setelah dikonversi, desain dapat digunakan kembali dalam berbagai format seperti presentasi, dokumen, video, atau konten media sosial.

Alat berbasis Canva Design Model

Agar berfungsi, Magic Layers mengandalkan Canva Design Model, model kecerdasan buatan yang dikembangkan oleh perusahaan untuk menghasilkan dan memanipulasi desain.

Model ini sudah digunakan dalam beberapa fitur Canva AI dan dalam integrasi tertentu dengan platform seperti ChatGPT, Claude, dan Microsoft Copilot.

Terakhir, perlu dicatat bahwa Magic Layers saat ini diluncurkan dalam versi beta publik di Amerika Serikat, Inggris Raya, Kanada, dan Australia, dengan ketersediaan internasional diharapkan dalam beberapa bulan mendatang…

Komentar

Silakan Login untuk meninggalkan komentar.

Ingin Memposting Topik Anda

Bergabunglah dengan komunitas pembuat konten global, monetisasikan konten Anda dengan mudah. Mulailah perjalanan penghasilan pasif Anda dengan Digbly hari ini!

Posting Sekarang

Disarankan untuk Anda