Elon Musk dikenai sanksi atas pernyataannya di Twitter, investor menuntut miliaran dolar.
Apr 06
Mon, 06 Apr 2026 at 06:15 PM 0

Elon Musk dikenai sanksi atas pernyataannya di Twitter, investor menuntut miliaran dolar.

Pada tahun 2022, akuisisi Twitter senilai $44 miliar oleh Elon Musk telah menimbulkan kontroversi yang cukup besar. Antara tuduhan akun palsu, upaya penarikan diri dari kesepakatan, dan pembatalan di menit-menit terakhir, operasi tersebut berlangsung dalam suasana yang sangat tegang

Empat tahun kemudian, saga hukum ini telah mengambil babak baru.

Memang, juri federal AS baru saja menyatakan Elon Musk bersalah karena menyesatkan beberapa pemegang saham jejaring sosial tersebut, dengan menemukan bahwa beberapa pernyataan publiknya berkontribusi pada jatuhnya harga saham perusahaan sebelum akuisisinya…

Tweet yang dianggap palsu oleh juri AS

Seperti yang dilaporkan oleh AFP, putusan tersebut dijatuhkan oleh pengadilan federal di San Francisco setelah persidangan selama tiga minggu. Juri menemukan bahwa dua tweet yang diposting oleh Elon Musk pada Mei 2022 berisi pernyataan yang menyesatkan tentang jumlah akun palsu di platform tersebut.

Pada saat itu, pengusaha tersebut mengklaim bahwa proporsi akun otomatis atau spam dapat mencapai 20% atau lebih, sementara Twitter secara resmi melaporkan angka kurang dari 5%. Pernyataan-pernyataan ini menabur keraguan di antara investor dan menyebabkan volatilitas yang signifikan pada harga saham. Dalam beberapa hari setelah publikasi tersebut, harga saham Twitter turun sekitar 17% dalam dua sesi perdagangan, dan beberapa pemegang saham memilih untuk menjual saham mereka, karena takut bahwa pengambilalihan tersebut pada akhirnya akan dibatalkan. Menurut pengacara penggugat, pernyataan-pernyataan ini secara langsung berkontribusi pada penurunan nilai perusahaan dan merugikan investor yang menjual saham mereka dalam iklim ketidakpastian ini. Kerugian diperkirakan mencapai beberapa miliar dolar. Juri menyatakan Elon Musk bersalah karena menyesatkan pemegang saham, meskipun tidak menguatkan tuduhan penipuan yang disengaja yang bertujuan untuk memanipulasi harga saham. Kerugian finansial masih akan ditentukan, tetapi pengacara penggugat memperkirakan kerugian tersebut dapat mencapai hingga $2,6 miliar. dengan jumlah yang sesuai dengan kerugian yang diderita oleh investor yang menjual saham mereka setelah harga saham jatuh.

Beberapa pemegang saham menjual saham mereka dengan diskon lebih dari 30% dibandingkan dengan harga akhir yang dibayarkan oleh Elon Musk ketika ia akhirnya setuju untuk menyelesaikan akuisisi.

Setelah mencoba menarik diri dari kesepakatan dengan menuduh platform tersebut menyembunyikan jumlah sebenarnya dari akun spam, Elon Musk akhirnya setuju untuk menghormati tawaran awalnya, tepat sebelum Twitter mengajukan gugatan di Delaware.

Kekalahan hukum yang jarang terjadi bagi Elon Musk

Putusan ini merupakan kemunduran yang tidak biasa bagi Elon Musk, yang sering dijuluki "Teflon Elon" karena kemampuannya untuk lolos tanpa cedera dari berbagai tuntutan hukum.

Pada tahun 2023, pengadilan San Francisco secara khusus membebaskannya dalam kasus serupa terkait sebuah tweet yang diterbitkan pada tahun 2018, di mana ia mengklaim memiliki dana yang diperlukan untuk menjadikan Tesla perusahaan swasta.

Dalam kasus Twitter ini, pengacaranya dengan cepat mengumumkan niat mereka untuk mengajukan banding atas keputusan tersebut, yang mereka anggap hanya sebagai kemunduran hukum semata.

Komentar

Silakan Login untuk meninggalkan komentar.

Ingin Memposting Topik Anda

Bergabunglah dengan komunitas pembuat konten global, monetisasikan konten Anda dengan mudah. Mulailah perjalanan penghasilan pasif Anda dengan Digbly hari ini!

Posting Sekarang

Disarankan untuk Anda